Surat Dari Dubai: MASIH INGET SAMA AYYASH?

ayash-sekolah2.jpg4-sekawan2.jpgHai..! Masih inget sama Yahya Ayyash? Dulu aku belajar dan bermain di TK Jendral Kecil. Sekarang  aku sekolah di Chouiefat International School, Ruwais, Abudhabi, UAE. Abiku  bekerja sebagai expatriat, yaitu tenaga kerja professional yang bekerja di negara lain. 

RUWAIS, KAMPUNG BARUKU
Teman-teman, aku tinggal di sebuah kota kecil, Ruwais namanya. Kota ini berjarak 250 km dari Ibu kota Negara Uni Emirat Arab, Abu Dhabi. Dekat perbatasan Negara Arab Saudi, hanya 80 km. Ruwais ini dekat dengan kawasan industri dan pengeboran minyak. Mirip Serang dengan Merak, Cilegon. Ruwais di tengah gurun, tapi banyak pohon rindang serta taman dengan rumput hijau yang selalu dirawat.

Oh ya, ada 2 musim di Ruwais. April sampai September musim panas (summer) sampai 49º celcius pada siang hari, kemudian malamnya turun. September-April, musim dingin (winter). Udara sangat dingin. Desember dan Januari aku bisa begitu kedinginan. Saat musim panas, aku bermain malam hari saja. Namun tetap saja masih terasa hangat. Siang hari aku bermain di dalam flat. Flat adalah rumah kediamanku yang bentuk bangunannya sama dengan apartemen atau rumah susun. Di musim dingin, aku bisa bermain sepuasnya. Bersama teman-teman aku bersepeda-ria. Kami bebas bermain tanpa perlu takut ada culik atau orang jahat berkeliaran.

SEKOLAH BARU
Aku begitu senang pernah belajar di Jendral Kecil, karena bisa mengenall duniaku sebagai anak-anak, yang tak pernah bosan untuk mengenal dan mencari tahu tentang sekelilingku. Sebelumnya, aku begitu penakut dan mudah menangis.. Aku hanya mengenal tembok dan kursi-kursi sekolah yang sering membatasi ruang gerakku. Sekarang aku di grade one (kelas satu) di Chouiefat International School.  Sekolah ini membawaku pada dunia baru. Aku mulai mengenal teman-temanku yang berbeda bangsa. Aku pun dituntut untuk memahamai pelajaran yang dijelaskan dalam bahasa inggris. 
Waktu belajar di sekolah pukul 08.00 sampai 15.30.

Istirahatnya dua kali. Umi membekaliku makan siang dan susu. Aku pergi dan pulang diantar-jemput bis kecil. Hanya 10 menit sampai deh di sekolah. Oh ya, sekolahku terbagi dua area terpisah. Satu area untuk junior, mulai dari KinderGarden (TK) sampai grade 4. Sedangkan area senior dari grade 5 sampai grade 12.

Untuk grade 1 aku belajar dari mulai dasar. Mulai dari phonics, language, reading words, dll. Ada 3 bahasa asing yang diajarkan, yaitu; France, Arabic, dan English. Di sini aku belajar menulis halus, pelajaran agama serta bagaimana mengerti matematika dengan pendekatan logika. Jadi aku tidak perlu menghapal bagaimana caranya ketika berhitung. Sudah dulu yah teman-teman berbagi ceritanya. Jangan lupa untuk selalu giat belajar. Kapan-kapan nanti aku teruskan dengan cerita yang lain. Salam… (*)

Tias Tatanka Tentang Ayyash:

SUDAH BERANI SEKOLAH SENDIRIAN
 
Ayyash yang sekarang lebih pemberani ya, salut banget! Enam bulan bersama di Jendral Kecil, kami belum menemukan kecenderungan bakatnya. Tapi terus saja delapan lini kecerdasan majemuk dikenalkan pada Ayyash, hingga dua bulan lalu Uminya bercerita bahwa ada kecenderungan Ayyash berbakat di bidang linguistik, karena amat menyukai Bahasa Perancis dan dapat nilai bagus. Bravo Ayyash! Kalau pulang nanti, jangan lupa main ke JK ya!     (Tias/*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: