Archive for the ‘BisiK-bisiK, Lho...’ Category

BERMAIN DI TAMAN KANAK-KANAK

November 12, 2007

ikan1.jpggoorngemira-situs.jpgOleh Tias Tatanka
 
Anak-anak kita sering malas pergi ke sekolah. Kenapa? Kadang kita sebagai orang tua tergesa-gesa mencap anak kita bodoh atau pemalu. Padahal, selidiki dulu keinginan anak kita. Apakah sekolah tempat dia menyenangkan? Kalau anak kita yang di SD sering mengeluh, ”Banyak pelerjaan rumahnya!” (more…)

IGTK Serang:LOMBA KREATIVITAS GURU TK

November 12, 2007

lengkungan2-situs.jpggorong1-situs.jpgPada 31 Oktober 2007 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak  Indonesia (IGTKI) Kecamatan Serang menyelenggarakan Pekan Olah raga dan Kesenian (Porseni) yang diwujudkan dalam Lomba Kreativitas Guru. Karena harus mengikuti kegiatan sekolah yakni kunjungan ke rumah teman (home visit), saya bersama Bu Ade datang terlambat ke kegiatan di atas, yang mengambil tempat di TK Al Azhar, Kujon, Serang. (more…)

BERMAIN DI TAMAN KANAK-KANAK

November 8, 2007

ayunan2-situs.jpgOleh Tias Tatanka

nak-anak kita sering malas pergi ke sekolah. Kenapa? Kadang kita sebagai orang tua tergesa-gesa mencap anak kita bodoh atau pemalu. Padahal, selidiki dulu keinginan anak kita. Apakah sekolah tempat dia menyenangkan? Kalau anak kita yang di SD sering mengeluh, “Banyak pelerjaan rumahnya!” (more…)

ANAK-ANAK BEAJAR DARI LINGKUNGANNYA

November 8, 2007

gorong1-situs.jpgJika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan.Jika anak banyak dimusuhi, ia akan terbiasa menentang Jika anak dihantui ketakutan, ia akan terbiasa merasa cemas. Jika anak banyak dikasihani, ia akan terbiasa meratapi nasibnya. Jika anak dikelilingi olok-olok, ia akan terbiasa menjadi pemalu. Jika anak dikitari rasa iri, ia akan terbiasa merasa bersalah. Jika anak serba dimengerti, ia akan terbiasa menjadi penyabar. Jika anak banyak diberi dorongan, ia akan terbiasa percaya diri. Jika anak dipuji, ia akan terbiasa menghargai. Jika anak diterima oleh lingkungannya, ia akan terbiasa menyayangi. Jika anak tidak banyak disalahkan, ia akan terbiasa senang menjadi dirinya sendiri. Jika anak mendapatkan pengakuan sekitarnya, ia terbiasa menetapkan ke arah langkahnya. Jika anak diperlakukan dengan jujur, ia akan terbiasa melihat kebenaran. Jika anak ditimang tanpa berat sebelah, ia akan terbiasa melihat keadilan. Jika anak mengenyam rasa aman, ia akan terbiasa mengandalkan diri dan memercayai orang sekitarnya. Jika anak dikerumuni keramahan, ia akan terbiasa berpendirian: “Sungguh indah dunia ini!” Bagaimana dengan kita? Sikap apa yang sering kita berikan pada anak-anak kita?  ((Sumber: Dorothy Low Nolte, “Children Learn What They Live With”).

MULTIPLE INTELLIGENCES DI JENDRAL KECIL

May 17, 2007

Money can buy everything, pepatah menyebalkan yang hingga kini terus teruji keampuhannya. Dengan uang kita bisa jadi raja. Celakanya, orang-orang menghamba pada uang, sehingga tanpa uang kreativitas jadi macet. Pola konsumtif dan hedonis membelenggu mereka, sehingga segala cara ditempuh asal uang didapat. Tak peduli halal atau haram. (more…)