CARA MENGAJAR ANAK

sedekah-1.jpg1. Identifikasi kebutuhan anak
Kenali apakah anak sudah mengenal huruf atau belum. Kebanyakan anak pada usia pra sekolah sudah mengenal huruf walaupun mereka belum tahu persis pelafalan (pengucapan) dan pengenalan huruf yang seksama.
2. Cara Mengajar
PERKENALAN HURUF
-Mendongeng
Jika anak belum mengenal huruf sama sekali dapat diperkenalkan dengan menggunakan metoda mendongeng (membacakan cerita) dan pergunakan alat peraga berupa gambar dan huruf-huruf yang ditulis secara berwarna-warni pada kertas karton. Jangan lupa ketika mengajari membaca guru juga melafalkan pengucapan huruf :
Contoh kasus :
Ibu Tias sedang membacakan cerita untuk seorang murid Klab Bermain Jendral Kecil. Ceritanya adalah sebagai berikut :
“ Anik akan merayakan pesta ulang tahunnya yang ke lima. Kebetulan pada saat Anik ulang tahun, Bapak sudah pulang dari kota dan berjanji akan membawakan Anik sebuah boneka beruang berwarna coklat, sepasang sepatu kaca berwarna merah jambu, dan sekotak coklat dengan kacang mede didalamnya. Anik senang sekali. Rasanya seperti mimpi saja. Apalagi sekarang Anik sudah memiliki tempat tidur baru yang bergambar bulan dan bintang. Tak sabar Anik membantu ibu menyiapkan pesta ulang tahunnya. Anik juga ikut berbelanja ke pasar membeli lauk pauk untuk hidangan pesta. Ibu membeli beras, dua ekor ayam, sekilo telur, tempe, tahu, kentang,  dan tak lupa kue tart dengan hiasan coklat. Nyam-nyam. Anik sudah tak tahan menahan air liurnya sehingga tanpa sepengetahuan ibu, Anik mengambil buah cherry berwarna merah menyala dari atas kue tart. …” (teruskan sendiri ya…. cerita bisa berasal dari mana saja misalnya buku Perpustakaan Rumah Dunia atau membuat sendiri ).
Sambil membaca cerita guru juga sesekali berhenti dan memperlihatkan alat peraga berupa gambar dan huruf.
Alat yang dibutuhkan :
1. Buku cerita anak
2. Gambar dan tulisan : angka lima; boneka beruang; sepatu kaca; coklat,;tempat tidur; bulan; bintang; pasar; beras; ayam; telur; tempe; tahu; kentang; kue tart. Gambar dan tulisan disesuaikan dengan cerita
-Menyanyikan Huruf
Melalui lagu “Twinkle-Twinkle Litlle Star” sambil melafalkan huruf A-Z dan diperlihatkan pada anak. Melalui metoda ini anak akan belajar secara audio dan visual
Alat Yang Dibutuhkan :
1. Alat peraga berupa huruf-huruf tiga atau dua dimensi
-Menaruh Huruf Di Benda (jika anak sudah mengenal huruf)
Tuliskan huruf besar-besar di atas satu kertas (satu kertas satu huruf) kemudian minta anak untuk menaruh huruf tersebut di benda yang ada di sekitarnya. Bisa disetting terlebih dahulu sehingga anak tidak terlalu kesulitan mencari benda.
Alat Yang Dibutuhkan :
1. Benda-benda
2. Huruf Dengan Font Besar. Buat huruf berwarna-warni.
-  Menulis Huruf
Menggunakan Sand Paper Letter. Kertasnya agak kasar, atau bisa juga digunakan kertas amplas yang agak halus kemudian dibentuk huruf-huruf. Setelah itu anak diminta untuk mengikuti huruf tersebut dengan jarinya. Setelah beberapa kali, barulah anak diminta menuliskan huruf di kertas yang besar
Alat Yang Dibutuhkan :
1. Ampelas
2. Sand Paper Letter
3. Kertas A 4
-Finger Painting
Atau melukis dengan jari, yaitu dengan menggunakan cat air. Jadi huruf-huruf ditulis menggunakan jari di kertas.
Alat Yang Dibutuhkan :
1. Cat Air
2. Kertas
3. Lap
 
MEMBACA HURUF
-Mengeja Huruf
Jika Anak sdah hafal atau mengenal huruf maka baru anak diajari membaca. Pada balita, mengajarkan membaca tidak dengan mengajarkan huruf per huruf akan tetapi membaca perkata, seperti ba, bi, bu. Contohnya 1 kata dibuat di kertas karton dengan ukuran sedang, lalu kata ditulis cetak huruf kecil warna hitam, dan setiap hari karton itu ditunjukkan ke anak. Setiap satu hari dibacakan sekitar 5 kata minimal 3x sehari, pagi, siang sore. Setelah anak menguasai kata sederhana seperti ba, bi,bu kata-kata tadi digabung menjadi kata yang lebih kompleks misalnya bobo, baso, bola, mami, mama, dan lain-lain.
-Menggunakan Flash Card
Bisa dicoba dengan flash card yang terdapat gambar dibalik kartunya. Dengan menggunakan flash card, diajarkan langsung kata per kata. Bisa juga diteruskan dengan melengkapi kata seperti:
GAMBAR MEJA — ME __, kemudian si anak meneruskan dengan huruf yang hilang.
-Role Play
Misalnya : ajak anak-anak bermain masak-masakan lalu anak diminta mengambil ‘kol’ untuk huruf K, “buncis” untuk huruf B, “Tomat” untuk huruf T. Beri anak pujian setiap berhasil menebak huruf yang benar
 
Kiat Mengajar Anak Membaca
1.      Bisa  membaca bukan yang utama harus dicapai anak sehingga guru tidak perlu merasa terbebani. Lagipula kemampuan membaca dipelajari samahalnya seperti mempelajari  kemampuan bicara anak, yaitu prosesnya berlangsung kontinyu dan bertahap
2.      Pergunakan alat bantu karena anak lebih mudah menyerap
3.      Tidak mengapa mempergunakan beberapa alat bantu sekaligus misalnya alat bantu visual, auditorial, dll.
4.      Jangan ragu untuk bereksplorasi dan mengekpresikan diri. 
 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: